Tuesday, October 29, 2024

MEMECAHKAN MASALAH DENGAN LEBIH MUDAH? BERIKUT PENJELASANNYA

"Pusing banget ini masalah ga selesai selesai. Gimana sih biar bisa selesai cepet?"



Mungkin kalian sangat jarang mendengar tentang berpikir komputasional, maka dari itu ayo kita bahas disini.



Berpikir komputasional adalah cara berpikir untuk menyelesaikan masalah dengan menerapkan ilmu komputer atau informatika. Untuk dapat menerapkan berpikir komputasional, kita harus memahami pilar-pilarnya. Diantaranya;

1. Dekomposisi

Dekomposisi adalah tahap dimana kita membagi permasalahan besar menjadi permasalahan-permasalahan yang lebih kecil. Berdasarkan gambar diatas, permasalahan utamanya adalah membuat  sarapan yang kemudian dipisah menjadi tahapan membuat roti lalu tahapan membuat teh.

2. Pengenalan Pola

Pengenalan pola berarti menyelesaikan bagian-bagian masalah yang telah didapatkan dari proses dekomposisi dan menyelesaikan permasalahan yang sejenis dengan cara yang sama.

3. Abstraksi

Abstraksi adalah metode berpikir komputasional yang mengutamakan suatu hal yang berhubungan langsung dengan masalah yang dihadapi. Jika dilihat dari permasalahan diatas, berarti kita harus menyajikan roti dengan rasa yang kita inginkan tanpa mencampur atau menambahkannya dengan hal lain.

4. Algoritma

Algoritma adalah suatu cara berpikir yang biasa digunakan untuk merencakan dan menguraikan langkah-langkah yang bersifat sistematis untuk memecahkan masalah yang sederhana bahkan kompleks. 



Jika sudah mengetahui pilar-pilarnya maka kita sudah bisa menerapkan cara berpikir komputasinal dalam kehidupan sehari-hari. Berikut adalah bidang-bidang dalam menerapkan ilmu berpikir komputasional;

1. Fungsi

Dalam pemograman, fungsi merupakan serangkaian instruksi yang dihasilkan dari penerapan algoritma pada pemrograman komputer. Dalam berpikir komputasional, fungsi dapat digunakan untuk memodelkan dan memecahkan berbagai masalah dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya adalah pada saat upacara bendera, tahapan-tahapan upacara akan ditulis sehingga murid-murid dan para guru hanya perlu memahami dan melaksanakan upacara.

2. Struktur Data

Struktur data adalah metode yang dapat digunakan untuk menyimpan, mengambil dan juga menyusun data. Dalam struktur data, terdapat 2 prinsip yaitu FIFO (First In First Out) dan LIFO (Last In First Out). Contoh FIFO adalah ketika mengantre di sebuah kafe. Sedangkan LIFO adalah ketika mengambil baju yang letaknya dibawah, maka kita harus mengeluarkan baju yang diatas satu-persatu.

3. Numerasi

Numerasi merupakan kemampuan untuk menerapkan konsep bilangan dan keterampilan menghitung yang ditemukan dalam kehidupan sehari hari. Konsep numerasi meliputi;

>Himpunan yaitu mengelompokkan objek-objek yang memiliki sifat atau karakteristik tertentu misalnya nama bulan, hari, musim, dll.

>Sistem Bilangan diantaranya bilangan desimal, oktal, biner, dan heksadesimal
  • Desimal merupakan bilangan berbasis 10 yaitu angka 0 sampai 9
  • Oktal merupakan angka berbasis 8 yaitu 0 sampai 7
  • Biner adalah angka berbasi 2 yaitu 0 dan 1
  • Heksadesimal merupakan angka berbasis 16 yaitu 0 sampai 9 dan A sampai F

MEMECAHKAN MASALAH DENGAN LEBIH MUDAH? BERIKUT PENJELASANNYA

"Pusing banget ini masalah ga selesai selesai. Gimana sih biar bisa selesai cepet?" Mungkin kalian sangat jarang mendengar tentang...